Ngg... seharusnya saat ini gue berjibaku mengerjakan tugas review sialan tentang HAM di Australia dan Asia Tenggara untuk mata kuliah Kajian Kawasan Asia Tenggara yang akan dikumpulkan kurang lebih 3,5 jam lagi, tapi yasudahlah. Kali-kali dengan ngeblog pikiran akan lebih plong dan kemampuan gue dalam merangkai kata-kata indah untuk menghiasi review gue bakal meningkat (you wish).
BUT ANYWAYS,
Pagi ini gue mengubah status BBM dari kalimat bernuansa galau menjadi "Selamat hari raya pemuda Indonesia! Nyatakan mimpimu!" dan seorang teman langsung bertanya: "kenapa hari raya pemuda Indonesia? Kesannya kayak idul Fitri." LOL.
Alasan gue adalah karena semua pemuda Indonesia merayakan hari ini. Ada yang merayakan dalam arti eksplisit (ke Tugu Proklamasi, upacara, atau aksi 'memperingati' lainnya), tapi kebanyakan pemuda Indonesia merayakannya secara implisit: pergi ke sekolah, berjibaku ngerjain tugas *nunjuk diri sendiri*, atau mungkin kerja sambilan untuk bayar uang kuliah. Seluruh pemuda Indonesia punya caranya sendiri untuk memaknai hari mereka ini. Punya usaha-usaha sendiri untuk mencapai apa yang ingin dicapai pemuda-pemuda zaman dulu: kemajuan untuk diri sendiri dan bangsa sendiri, karena mereka pemuda. Agen perubahan. :)
Terus apa arti nyatakan mimpimu?
Buat gue, dua kata ini maknanya super spesial pake telor. Pertama, karena kata-kata ini tercetus di sebuah conference MSN malam-malam bareng Gaby dan Sharima. Kata-kata ini merupakan slogan buat 'bayi' yang sayangnya belum diizinkan untuk 'lahir' tahun ini... :P
Kedua, karena kata-kata ini punya dua makna yang sangat dahsyat.
Pemuda Indonesia bukan hanya harus menyatakan mimpi dan aspirasinya, tapi juga harus mewujudkan mimpi dan aspirasi mereka menjadi kenyataan.
...dan dua makna dari 1 kalimat "nyatakan mimpimu" membuat gue mengerti kenapa pemuda-pemudi zaman dulu sungguh-sungguh memperjuangkan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional:
karena sungguh, bahasa Indonesia adalah bahasa yang indah. :)
P.S.: setahun yang lalu, hari ini, gue dan teman-teman kelas A berjibaku pergi ke Tugu Proklamasi dan pulangnya makan-makan di Pizza Hut Plaza Semanggi ngerayain ultah Mbak Ira. Love you to the moon and back, honeys. :)
Label: Daily life, Sumpah Pemuda